Smart Metering PDAM Menggunakan LoRaWAN


Kebutuhan air yang terus meningkat di setiap sektor menjadi tantangan tersendiri bagi PDAM. Pengelolaan air secara efisien menjadi faktor penting dalam memberikan layanan profesional bagi konsumen. Beberapa dekade lalu, pengukuran air dilakukan secara tradisional dengan tingkat akurasi yang rendah. Di era industri 4.0 saat ini, pengukuran dan pemantauan konsumsi air dapat memberdayakan teknologi yang canggih sehingga data yang dihasilkan akurat.

Beberapa waktu yang lalu, Telkom telah bekerja sama dengan PDAM Kabupaten Bandung dalam penerapan sistem billing yang terotomatisasi. Sistem ini memungkinkan pengelolaan air yang lebih baik dengan database yang terpusat. Ini adalah salah satu bentuk teknologi smart metering yang gencar digalakkan oleh Telkom.

Mengapa kita membutuhkan smart meter untuk PDAM?

Karena penggunaan air dan pipa yang tersambung begitu banyak, dibutuhkan alat pengukur yang cerdas untuk mendeteksi berbagai permasalahan teknis yang sering terjadi. Ketika laporan yang diterima hanya sebatas data bulanan pemakaian meteran air, maka informasi detail tentang perilaku penggunaan air, adanya kebocoran dan masalah lainnya tidak dapat terdeteksi. 

Dengan metode sensor dan penerapan teknologi yang tepat guna, kebocoran akan cepat terdeteksi dan ditanggulangi. Dan yang lebih penting, dapat mengurangi volume air yang tumpah sia-sia akibat pipa bocor. Adanya smart meter membuat permasalahan-permasalahan ini dapat diatasi secara real time. 

Disamping itu, manfaat monitoring juga dapat dirasakan oleh konsumen karena mereka dapat mengetahui penggunaan air paling banyak di dalam rumah untuk apa saja, sehingga mereka bisa melakukan penghematan. Visibilitas penuh melalui aplikasi seluler atau web terhadap data penggunaan di rumah masing-masing bisa menurunkan tingkat konsumsi air.

Penerapan aplikasi Lorawan untuk smart metering PDAM

- Teknologi sensor LoRa ditanam di beberapa titik pipa air yang tersambung ke dalam rumah atau gedung.

- Jika sensor mendeteksi adanya kebocoran maka secara otomatis mengirimkan sinyal ke pusat pemantauan berbasis LoRa.

- Meteran yang terpasang dengan sensor juga dapat mengirimkan informasi ke gateway jika laju air mengindikasikan kebocoran.

- Gateway akan mengirimkan informasi ini ke jaringan pusat dimana data akan dianalisa oleh server 

- Server memberikan perintah kerja kepada personel bagian pemeliharaan

- Personel pemeliharaan menerima perintah kerja melalui aplikasi, dapat segera menjadwalkan perbaikan kebocoran pipa. 

Secara garis besar, smart metering PDAM ini berfungsi untuk

- Menghubungkan jaringan PDAM seluruh wilayah di Indonesia

- Memberikan solusi cepat untuk mengetahui kebocoran pipa

- Mencegah praktik korupsi maupun penipuan karena data yang dilaporkan sifatnya transparan dan semua menggunakan aplikasi

- Memantau kualitas air di setiap wilayah lewat command center

 

Tantangan dalam membuat smart metering dari segi utilitas

1. Infrastruktur dan pemeliharaan

Smart metering memungkinkan pemantauan data yang lebih akurat dan real-time - membantu utilitas mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kebocoran dengan menandai kehilangan air lebih awal. Namun proses menuju lebih pintar ini membutuhkan perhatian yang besar serta investasi infrastruktur dan pemeliharaan yang tidak sedikit. Sehingga membutuhkan banyak pihak proaktif. 

2. Mengubah persyaratan keterampilan

Karena smart metering membutuhkan keahlian bidang teknologi, maka para personel yang terlibat dalam pemasangan, pengelolaan, dan pemeliharaan infrastruktur harus memiliki keterampilan yang dibutuhkan. Selain pengetahuan dasar seputar sistem pipa, mereka juga perlu untuk memiliki keterampilan teknologi informasi dan komunikasi.

3. Layanan dan perilaku pelanggan

Karena smart metering nantinya akan membuat hubungan dengan pelanggan semakin dekat, harus ada pemantau akun pelanggan yang proaktif dalam mengidentifikasi masalah serta menampung keluhan untuk diselesaikan dengan cepat. 

4. Kepatuhan terhadap peraturan

Dengan komunikasi dua arah dan kontrol yang hampir real-time, smart metering kedepannya dapat memberi pelanggan kemampuan untuk mengatur kebutuhan air mereka. 

Smart metering menjadi solusi yang sangat praktis untuk mengatasi berbagai masalah seputar air minum. Manfaat jangka panjang dari berinvestasi dalam smart metering untuk PDAM pasti lebih besar daripada pengeluaran modal awal yang mungkin dibutuhkan karena sistem ini juga menghemat pengeluaran akibat kebocoran. 

Telkom telah mempersiapkan teknologi smart metering dengan mengaplikasikan network LoRaWAN dan platform ANTARES sebagai solusi terpadu. Bahkan Telkom telah melakukan uji coba konsep ini dengan implementasi penuh di PDAM Tirta Benteng Tangerang dan berhasil. Telkom juga menawarkan solusi ini untuk utilitas lain seperti listrik dan gas. 


Share This News

Comment