Penerapan IoT untuk Smart City


Smart City menggunakan teknologi dan platform open data serta kecerdasan artifisial untuk meningkatkan layanan publik, mengontrol limbah, mengurangi kemacetan dan membangun masa depan yang berkelanjutan.

Penerapan IoT untuk Smart City di luar negeri

Solusi teknologi IoT telah diterapkan di berbagai negara Eropa. Di Kopenhagen, Denmark, misalnya. Kota ini bertransformasi menjadi smart city dengan bantuan big data dan solusi kecerdasan artifisial – memonitor laju lalu lintas dengan sensor gerak dan menjadikan kotanya sebagai kota hijau yang ramah lingkungan dengan mengurangi pemakaian bahan bakar fosil.

Dengan memasang sensor, kamera dan teknologi komputer yang cerdas, sebuah kota dapat memberikan banyak data, terutama data yang membutuhkan perhatian secara real time seperti lalu lintas, keselamatan public dan lain sebagainya. Data ini juga dapat mengontrol pemakaian sumber energi, dan meningkatkan pengalaman publik dalam menggunakan fasilitas umum seperti stadium, taman bermain dan lainnya. 

Penerapan IoT untuk Smart City di Indonesia

Di Indonesia, pemerintah telah mencanangkan gerakan menuju 100 Smart City. Konsep smart utility ini telah diterapkan di beberapa sektor di sejumlah kota yang ada di Indonesia. Wilayah urban menjadi sasaran yang efektif untuk penerapan smart city mengingat penduduknya yang padat dan tingkat emisi gas buang yang besar karena lalu lalang kendaraan. Disamping itu, adanya pertambahan populasi di area perkotaan membutuhkan peningkatan kualitas hidup dan lingkungan yang ramah. 

Gerakan 100 Smart City diawali dengan membuat master plan sehingga teknologi IoT dapat diterapkan dengan efektif dan disesuaikan dengan kebutuhan tiap daerah. Dengan penerapan internet of things dan teknologi machine learning, smart city diharapkan dapat menjadi kota yang modern dan nyaman bagi penduduknya.

Keuntungan menjadi Smart City

Solusi smart city menggunakan teknologi IoT dapat diterapkan oleh pemerintah untuk memperbaiki layanan publik. Dengan smart utility, sebuah kota dapat memperoleh wawasan dan peralatan untuk mendukung layanan publik serta lebih responsif terhadap keluhan masyarakat. Sebagai contoh, dengan memasang kamera dan sensor, maka kecelakaan lalu lintas dapat dengan mudah diketahui dan cepat ditangani. Streaming video secara live juga dapat menginformasikan dimana saja terjadi kemacetan dan apa penyebabnya. 

Menjadi kota yang mengadopsi teknologi smart city memberikan banyak dampak positif, baik untuk pemerintahan daerah maupun penduduknya.

1. Layanan publik yang lebih efektif

Melalui sistem yang terhubung dan terotomasi, setiap kota dapat memahami tren penduduknya dan merespon peristiwa darurat secara cepat. Melakukan monitoring atau pengontrolan fasilitas publik dari jarak jauh, seperti lampu penerangan jalan umum, atau tempat pengelolaan sampah kota.

2. Meningkatkan ketahanan daerah

Smart city menjadikan kota yang peduli lingkungan hidup karena mampu mengurangi sampah dan polusi secara efisien. Sebagai contoh, di daerah yang rawan banjir, dapat diletakkan sensor untuk mengukur ketinggian air sungai sehingga saat sensor mendeteksi potensi luapan, pemerintah dapat segera bertindak. Sistem yang cerdas sangat dibutuhkan untuk keberlanjutan kota yang aman dan nyaman bagi penduduknya.

3. Akses Kesehatan yang lebih baik

Solusi IoT dapat diterapkan di bidang kesehatan dimana kecerdasan teknologi mampu mendeteksi detak jantung, suhu badan juga kepatuhan masyarakat untuk menggunakan masker terutama di masa pandemi saat ini. Solusi ioT juga memperbaiki sanitasi buruk yang ada di tempat umum sehingga pemerintah dapat memberikan tempat yang nyaman bagi setiap masyarakat yang tinggal di kota tersebut. 

Pengendalian kualitas udara penting dilakukan untuk mewujudkan kota sehat dan layak huni, pemerintah bisa bekerja sama dengan perusahaan atau organisasi lain untuk memasang sensor kualitas udara yang dilengkapi dengan teknologi IoT. Dengan demikian, kondisi kualitas udara dapat dimonitor dan dikontrol melalui aplikasi di perangkat eletronik yang terhubung dengan internet secara real time.

4. Mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas

Populasi urban yang kian bertambah dan jalanan yang semakin padat kendaraan membutuhkan solusi IoT untuk mengurai kemacetan sehingga masyarakat dapat bebas bermobilitas. Dengan smart utility, lalu lintas bisa diatur dan rute bisa dialihkan dari command center. 

5. Peluang ekonomi yang semakin besar

Kota-kota yang bertransformasi menjadi smart city memiliki peluang untuk mengembangkan perekonomian daerah karena terus menerus melakukan inovasi. Dengan data penduduk yang terpadu, aka nada banyak peluang bisnis di dalamnya karena kemudahan menggunakan analisa data untuk merencanakan strategi.

6. Meningkatkan pendapatan daerah

Karena semua sistem bekerja dengan efisien, maka akan berdampak pada biaya yang dapat ditekan. Teknologi untuk smart city tidak hanya memberikan kita solusi cerdas dan hemat biaya tetapi juga menciptakan sumber daya baru untuk meningkatkan pendapatan daerah. 

Menjadi sebuah smart city tidak serta merta menjadi kota yang canggih dengan smart utility yang mutakhir. Smart city sejatinya adalah investasi teknologi yang dapat menjadi solusi atas permasalahan publik dan meningkatkan kualitas hidup penduduknya. Kinerja pemerintah juga semakin transparan dengan adanya data yang sifatnya terbuka. 

Penerapan smart city dengan IoT platform akan banyak memberikan manfaat bagi masyarakat urban jika dilakukan dengan efektif dan efisien.

Membangun kota menjadi smart city dengan solusi IoT memang membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Dengan kumpulan informasi data yang akurat dan jaringan yang rapi terstruktur, pemerintah dapat menangkap data-data yang relevan untuk kebutuhan memajukan kota. 


Share This News

Comment