Aplikasi dan Manfaat IoT bagi industri manufaktur


Masih belum paham apa saja manfaat IoT dan pengaplikasiannya di industri manufaktur? Mari kita simak ulasan smart manufacturing di bawah ini!

1. Pabrik terhubung secara seamless

IoT platform dapat menghubungkan berbagai instrumen dan sistem sehingga sebuah perusahaan yang memiliki banyak cabang tidak akan kewalahan dari segi manajemen dan operasionalnya. Konektivitas ini mengirimkan informasi yang sifatnya harus didapat secara real-time baik oleh personel yang berada di lapangan maupun staf yang ada di kantor. Kemampuan untuk mengontrol proses administrasi hingga operasional sangat menguntungkan industri manufaktur untuk berkembang lebih pesat secara efisien.

2. Proses produksi yang dapat diidentifikasi

Dalam industri manufaktur, proses produksi bisa terdiri dari banyak langkah sebelum produk dapat dijual di masyarakat. Dengan monitoring yang berkesinambungan menggunakan solusi IoT, maka adanya bottleneck dapat langsung diidentifikasi dengan cepat sehingga tidak mengganggu keseluruhan proses produksi. Sebagai tambahan, jumlah limbah juga sangat berkurang karena inventaris dapat diprediksi jauh hari. 

3. Manajemen inventaris yang lebih berkualitas 

Mengingat IoT adalah sistem yang terhubung dimana saja dan kapan saja, penggunaan RFID membantu setiap karyawan untuk melakukan pekerjaan secara efisien dengan tingkat kesalahan yang minim. Setiap inventaris yang memiliki tag RFID dengan kode unik, dapat memberikan feedback kepada pusat. Feedback tersebut berupa data umum seperti lama pakai dalam 1 shift, misalnya. Atau, berapa lama mesin standby pada setiap sesi.  

Mulai dari asset tracking sampai stok opname – konektivitas yang dinamis membuat semua data ini bisa diakses kapan saja dan di mana saja sehingga setiap perusahaan dapat memiliki rekam jejak yang valid. Kelebihan lain penggunaan IoT pada inventaris yaitu kemampuannya menghitung volume bahan mentah yang dibutuhkan untuk proses produksi. Sistemnya dapat melaporkan kekurangan sehingga stoknya harus diperbarui. 

4. Menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman

Tak dapat dipungkiri, adanya teknologi internet seperti solusi IoT Telkom dapat meningkatkan produktivitas setiap pekerjaan. Karyawan menjadi efisien dalam bekerja sehingga mengurangi lembur dan meminimalkan kerusakan mesin yang mungkin terlewatkan oleh bagian maintenance. IoT menghubungkan setiap divisi secara luas dan transparan sehingga adanya kecelakaan atau insiden di area pabrik yang besar dapat cepat diketahui dan ditangani, bahkan dihindari.

5. Mengamankan area industri

Dengan berkembangnya kejahatan industri, fasilitas di dalam pabrik membutuhkan tingkat keamanan yang lebih tinggi dari sebelumnya. IoT adalah salah satu teknologi internet yang dapat diandalkan untuk urusan keamanan pabrik karena dapat memasang sistem monitoring yang mudah pada software, hardware, hingga cloud storage. 

Dengan dukungan big data, keamanan pekerja dapat dioptimasi. Seperti monitoring detak jantung, level stress dan kelelahan serta pergerakan lainnya yang berhubungan dengan kesehatan pekerja selama beraktivitas area pabrik. Hasil analisa data ini dapat digunakan oleh pemilik pabrik untuk menciptakan tempat kerja kondusif dan aman untuk mereka.

6. Perawatan mesin yang bisa diprediksi 

Umumnya, pabrik-pabrik menggunakan metrik waktu saat harus melakukan perawatan mesin. Misalnya, 6 bulan sekali atau 1 tahun sekali menjalankan perawatan rutin. Permasalahannya, sebuah mesin bisa saja rusak tanpa harus menunggu 6 bulan atau 1 tahun. Bisa jadi kerusakan kecil yang menyebabkan mesin tidak berjalan mulus. Riset yang dilakukan oleh NASA menyebutkan bahwa hanya 18 persen kerusakan mesin yang berhubungan dengan usia pakai. Sisa 82 persen adalah kerusakan yang tiba-tiba. 

Kondisi peralatan di dalam pabrik harus selalu diperhatikan. Pemeliharaan yang sifatnya prediktif dapat dilakukan dengan bantuan IoT Telkom. Dengan pengukuran efektivitas OEE, perusahaan dapat memantau, menganalisa kinerja mesin. Memberikan rekomendasi perawatan mesin, sehingga  perusahaan dapat menghindari biaya ekstra akibat kerusakan atau kegagalan mesin. IoT dapat fokus pada perintah yang diminta baik itu melakukan penjadwalan perawatan ataupun penggantian mesin. 

Sebagai contoh, sebuah pabrik baja menggunakan panel pendingin untuk mengontrol temperatur ruangan. Adanya kebocoran dalam panel menyebabkan kerugian produksi bahkan membahayakan para karyawan di dalam sana. Dengan perawatan prediktif berbasis IoT, setiap manager pabrik dapat mengidentifikasi adanya anomali atau kejadian tidak biasa dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sistem alarm akan berbunyi karena suhu tidak sesuai standar yang sudah ditetapkan sebelumnya. 

7. Hemat energi

Carbon footprint menjadi salah satu kekhawatiran yang menyebabkan perubahan iklim drastis. Industri manufaktur dapat mengurangi konsumsi energi untuk membuat produk mereka dan menjadi pabrik yang lebih ramah lingkungan. 

Solusi Smart Manufacturing dapat menemukan keadaan yang tidak normal dari proses produksi pabrik dan memberikan alert pemakaian jumlah energi sehingga setiap mesin bekerja tidak melampaui kapasitasnya. IoT memberikan data yang dapat digunakan untuk membuat kinerja pabrik yang efisien.

8. Meningkatkan mutu

Setiap pabrik memiliki quality control dengan standarnya masing-masing. 

Mutu disini tidak hanya mutu produk yang dihasilkan, tetapi juga hal-hal yang sederhana seperti mengingatkan operator saat suhu mesin mulai naik, atau saat suhu pendingin material mulai menurun. Dengan memasang thermal dan video sensor di titik-titik penting dalam pabrik – data dapat dikumpulkan dalam beberapa fase produksi. IoT juga dapat membantu personel untuk melakukan kalibrasi pada tiap peralatan yang digunakan apakah sudah sesuai standar. 

 


Share This News

Comment